Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun. Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih. Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya. Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral. Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air. Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja. Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: â€Å“JANGAN MEMBUANG BUANG AIRâ€� Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya. Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari. Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah. Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air. Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun. Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang. Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi. Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon] Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari â€Å“kawasan ventilasiâ€� yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam â€Å“kawasan ventilasiâ€� tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun. Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata. Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi. Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu. Dia bertanya: - Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ? Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. .. Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !. Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir. Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini ! Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang. Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita. Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelakâ€� â€Å“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPANâ€� Regards, Jerry Sumber : Masa Depan
Masa Kemajuan Islam (650-1000 M) - Khilafah Rasyidah
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wasallam tidak meninggalkan wasiat tentang siapa yang akan menggantikan beliau Shallallahu ‘Alaihi wasallam sebagai pemimpin politik umat Islam setelah beliau Shallallahu ‘Alaihi wasallam wafat. Ia Shallallahu ‘Alaihi wasallam nampaknya menyerahkan persoalan tersebut kepada kaum muslimin sendiri untuk menentukannya. Karena itulah, tidak lama setelah beliau Shallallahu ‘Alaihi wasallam wafat; belum lagi jenazahnya dimakamkan, sejumlah tokoh Muhajirin dan Anshar berkumpul di balai kota Bani Sa'idah, Madinah. Mereka memusyawarahkan siapa yang akan dipilih menjadi pemimpin. Musyawarah itu berjalan cukup alot karena masing-masing pihak, baik Muhajirin maupun Anshar, sama-sama merasa berhak menjadi pemimpin umat Islam. Namun, dengan semangat ukhuwah Islamiyah yang tinggi, akhirnya, Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu terpilih. Rupanya, semangat keagamaan Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu mendapat penghargaan yang tinggi dari umat Islam, sehingga masing-masing pihak menerima dan membaiatnya.
A. Masa Pemerimntahan Abu Bajkar As-Shiddiq
Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu menjadi khalifah hanya dua tahun. Pada tahun 634 M ia meninggal dunia. Masa sesingkat itu habis untuk menyelesaikan persoalan dalam negeri terutama tantangan yang disebabkan oleh suku-suku bangsa Arab yang tidak mau tunduk lagi kepada pemerintah Madinah sepeninggal Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam. Mereka menganggap bahwa perjanjian yang dibuat dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wasallam, dengan sendirinya batal setelah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wasallam wafat. Karena itu mereka menentang Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu. Karena sikap keras kepala dan penentangan mereka yang dapat membahayakan agama dan pemerintahan, Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu menyelesaikan persoalan ini dengan apa yang disebut Perang Riddah (perang melawan kemurtadan). Khalid ibn Al-Walid Radhiallahu ‘anhu adalah panglima yang banyak berjasa dalam Perang Riddah ini.
Setelah menyelesaikan urusan perang dalam negeri, barulah Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu mengirim kekuatan ke luar Arabia. Khalid ibn Walid Radhiallahu ‘anhu dikirim ke Iraq dan dapat menguasai wilayah al-Hirah di tahun 634 M. Ke Syria dikirim ekspedisi di bawah pimpinan empat panglima yaitu Abu Ubaidah ibnul Jarrah, Amr ibnul 'Ash, Yazid ibn Abi Sufyan dan Syurahbil Radhiallahu Ta’ala anhu ajma’in. Sebelumnya pasukan dipimpin oleh Usamah ibn Zaid Radhiallahu ‘anhu yang masih berusia 18 tahun. Untuk memperkuat tentara ini, Khalid ibn Walid Radhiallahu ‘anhu diperintahkan meninggalkan Irak, dan melalui gurun pasir yang jarang dijalani, ia sampai ke Syria.
Pada saat Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu meninggal dunia, sementara barisan depan pasukan Islam sedang mengancam Palestina, Irak, dan kerajaan Hirah. Ia diganti oleh "tangan kanan" nya, Umar ibn Khatthab al-Faruq Radhiallahu ‘anhu. Ketika Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu sakit dan merasa ajalnya sudah dekat, ia bermusyawarah dengan para pemuka sahabat, kemudian mengangkat Umar ibn Khatthab Radhiallahu ‘anhu sebagai penggantinya dengan maksud untuk mencegah kemungkinan terjadinya perselisihan dan perpecahan di kalangan umat Islam. Kebijaksanaan Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu tersebut ternyata diterima masyarakat yang segera secara beramai-ramai membaiat Umar Radhiallahu ‘anhu . Umar Radhiallahu ‘anhu menyebut dirinya Khalifah Rasulillah (pengganti dari Rasulullah). Ia juga memperkenalkan istilah Amir al-Mu'minin (petinggi orang-orang yang beriman).
B. Masa Pemerintahan Umar Bin Khattab
Di zaman Umar Radhiallahu ‘anhu gelombang ekspansi (perluasan daerah kekuasaan) pertama terjadi; ibu kota Syria, Damaskus, jatuh tahun 635 M dan setahun kemudian, setelah tentara Bizantium kalah di pertempuran Yarmuk, seluruh daerah Syria jatuh ke bawah kekuasaan Islam. Dengan memakai Syria sebagai basis, ekspansi diteruskan ke Mesir di bawah pimpinan 'Amr ibn 'Ash Radhiallahu ‘anhu dan ke Irak di bawah pimpinan Sa'ad ibn Abi Waqqash Radhiallahu ‘anhu. Iskandariah/Alexandria, ibu kota Mesir, ditaklukkan tahun 641 M. Dengan demikian, Mesir jatuh ke bawah kekuasaan Islam. Al-Qadisiyah, sebuah kota dekat Hirah di Iraq, jatuh pada tahun 637 M. Dari sana serangan dilanjutkan ke ibu kotaPersia, al-Madain yang jatuh pada tahun itu juga. Pada tahun 641 M, Moshul dapat dikuasai. Dengan demikian, pada masa kepemimpinan Umar Radhiallahu ‘anhu, wilayah kekuasaan Islam sudah meliputi Jazirah Arabia, Palestina, Syria, sebagian besar wilayah Persia, dan Mesir.
Umar Radhiallahu ‘anhu memerintah selama sepuluh tahun (13-23 H/634-644 M). Masa jabatannya berakhir dengan kematian. Dia dibunuh oleh seorang majusi, budak dari Persia bernama Abu Lu'lu'ah. Untuk menentukan penggantinya, Umar Radhiallahu ‘anhu tidak menempuh jalan yang dilakukan Abu Bakar Radhiallahu ‘anhu. Dia menunjuk enam orang sahabat dan meminta kepada mereka untuk memilih salah seorang diantaranya menjadi khalifah. Enam orang tersebut adalah Usman, Ali, Thalhah, Zubair, Sa'ad ibn Abi Waqqash, Abdurrahman ibn 'Auf Radhiallahu Ta’ala anhu ajma’in. Setelah Umar Radhiallahu ‘anhu wafat, tim ini bermusyawarah dan berhasil menunjuk Utsman Radhiallahu ‘anhu sebagai khalifah, melalui proses yang agak ketat dengan Ali ibn Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu.
C. Masa Pemerintahan Utsman Bin Affan
Pemerintahan Usman Radhiallahu ‘anhu berlangsung selama 12 tahun, pada paruh terakhir masa kekhalifahannya muncul perasaan tidak puas dan kecewa di kalangan umat Islam terhadapnya. Kepemimpinan Utsman Radhiallahu ‘anhu memang sangat berbeda dengan kepemimpinan Umar Radhiallahu ‘anhu. Ini karena fitnah dan hasutan dari Abdullah bin Saba’ Al-Yamani salah seorang yahudi yang berpura-pura masuk islam. Ibnu Saba’ ini gemar berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya untuk menyebarkan fitnah kepada kaum muslimin yang baru masa keislamannya. Akhirnya pada tahun 35 H/1655 M, Utsman Radhiallahu ‘anhu dibunuh oleh kaum pemberontak yang terdiri dari orang-orang yang berhasil dihasut oleh Abdullah bin Saba’ itu.
Salah satu faktor yang menyebabkan banyak rakyat berburuk sangka terhadap kepemimpinan Utsman Radhiallahu ‘anhu adalah kebijaksanaannya mengangkat keluarga dalam kedudukan tinggi. Yang terpenting diantaranya adalah Marwan ibn Hakam Rahimahullah. Dialah pada dasarnya yang dianggap oleh orang-orang tersebut yang menjalankan pemerintahan, sedangkan Utsman Radhiallahu ‘anhu hanya menyandang gelar Khalifah. Setelah banyak anggota keluarganya yang duduk dalam jabatan-jabatan penting, Usman Radhiallahu ‘anhu laksana boneka di hadapan kerabatnya itu. Dia tidak dapat berbuat banyak dan terlalu lemah terhadap keluarganya. Dia juga tidak tegas terhadap kesalahan bawahan. Harta kekayaan negara, oleh kerabatnya dibagi-bagikan tanpa terkontrol oleh Usman Radhiallahu ‘anhu sendiri. Itu semua akibat fitnah yang ditebarkan oleh Abdullah bin Saba’.Setelah Utsman Radhiallahu ‘anhu wafat, masyarakat beramai-ramai membaiat Ali ibn Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu sebagai khalifah.
D. Masa Pemerintahan Ali Bin Abi Thalib
Ali Radhiallahu ‘anhu memerintah hanya enam tahun. Selama masa pemerintahannya, ia menghadapi berbagai pergolakan. Tidak ada masa sedikit pun dalam pemerintahannya yang dapat dikatakan stabil. Setelah menduduki jabatan khalifah, Ali Radhiallahu ‘anhu menon-aktifkan para gubernur yang diangkat oleh Utsman Radhiallahu ‘anhu. Dia yakin bahwa pemberontakan-pemberontakan terjadi karena keteledoran mereka. Dia juga menarik kembali tanah yang dihadiahkan Utsman Radhiallahu ‘anhu kepada penduduk dengan menyerahkan hasil pendapatannya kepada negara, dan memakai kembali sistem distribusi pajak tahunan diantara orang-orang Islam sebagaimana pernah diterapkan Umar Radhiallahu ‘anhu.
Bersamaan dengan itu, kebijaksanaan-kebijaksanaan Ali Radhiallahu ‘anhu juga mengakibatkan timbulnya perlawanan dari para gubernur di Damaskus, Mu'awiyah Radhiallahu ‘anhu, yang didukung oleh sejumlah bekas pejabat tinggi yang merasa kehilangan kedudukan dan kejayaan. Setelah berhasil memadamkan pemberontakan Zubair, Thalhah dan Aisyah, Ali Radhiallahu ‘anhu bergerak dari Kufah menuju Damaskus dengan sejumlah besar tentara. Pasukannya bertemu dengan pasukan Mu'awiyah Radhiallahu ‘anhu di Shiffin. Pertempuran terjadi di sini yang dikenal dengan nama perang shiffin. Perang ini diakhiri dengan tahkim (arbitrase), tapi tahkim ternyata tidak menyelesaikan masalah, bahkan menyebabkan timbulnya golongan ketiga, al-Khawarij, orang-orang yang keluar dari barisan Ali Radhiallahu ‘anhu. Akibatnya, di ujung masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib Radhiallahu ‘anhu umat Islam terpecah menjadi tiga kekuatan politik, yaitu Mu'awiyah, Syi'ah (pengikut Abdullah bin Saba’ al-yahudi) yang menyusup pada barisan tentara Ali Radhiallahu ‘anhu, dan al-Khawarij (orang-orang yang keluar dari barisan Ali). Keadaan ini tidak menguntungkan Ali Radhiallahu ‘anhu. Munculnya kelompok al-khawarij menyebabkan tentaranya semakin lemah, sementara posisi Mu'awiyah Radhiallahu ‘anhu semakin kuat. Pada tanggal 20 ramadhan 40 H (660 M), Ali Radhiallahu ‘anhu terbunuh oleh salah seorang anggota Khawarij yaitu Abdullah bin Muljam.
Kedudukan sebagai khalifah kemudian dijabat oleh anaknya al-Hasan bin Ali Radhiallahu ‘anhuma selama beberapa bulan. Namun, karena al-Hasan Radhiallahu ‘anhuma menginginkan perdamaian dan menghindari pertumpahan darah, maka al-Hasan Radhiallahu ‘anhuma menyerahkan jabaran kekhalifahan kepada Mu’awiyah Radhiallahu ‘anhu . Dan akhirnya penyerahan kekuasaan ini dapat mempersatukan umat Islam kembali dalam satu kepemimpinan politik, di bawah Mu'awiyah ibn Abi Sufyan Radhiallahu ‘anhu . Di sisi lain, penyerahan itu juga menyebabkan Mu'awiyah Radhiallahu ‘anhu menjadi penguasa absolut dalam Islam. Tahun 41 H (661 M), tahun persatuan itu, dikenal dalam sejarah sebagai tahun jama'ah ('am jama'ah)! Dengan demikian berakhirlah masa yang disebut dengan masa Khulafa'ur Rasyidin, dan dimulailah kekuasaan Bani Umayyah dalam sejarah politik Islam
Rangka manusia terbentuk pada akhir bulan kedua pada waktu perkembangan embrio. Tulang yang terbentuk mula-mula adalah tulang rawan (kartilago) yang berasal dari jarngan mesenkim(jaringan embrional). sesudah kartilago terbentuk, rongga yang ada didalamnya akan terisi oleh osteoblas. sel-sel osteoblas terbentuk secara konsentris yaitu dari dalam keluar. setiap sel melingkari pembuluh darah dan serabut saraf yang membentuk sistem havers. substansi disekitar tulang disebut matriks tulang, tersusum atas senyawa protein. Selanjutnya terjadi pengisian kapur dan fosfor sehingga matriks tulang menjadi keras. Pengerasan tulang disebut osifikasi. osifikasi dibedakan menjadi 2 macam, yaitu : a. osifikasi kodral : yaitu embentukan tulang dari tulang rawan. Terjadi pada tulang pipa dan tulang pendek. b. osifikasi desmal : Pembentukan tulang dari membran jaringan mesenkim. Terjadi pada tulang pipih. proses pertumbuhan tulang menusia dimulai sejak janin berusia 8 minggu sampai umur kurang lebih 25 tahun, bahkan lebih dari itu masih terjadi pembentukan tulang.
Macam-macam dan fungsi organela sel : 1. Nukleus Nukleus berfungsi untuk mengatur dab mengkoordinasi semua aktivitas yang terjadi di dalam sel. 2. Nukleolus Berfungsi sebagai pembentukan RNA 3. Lisosom Berfungsi sebagai pencernaan intra sel karena terdapat enzim lisozim/hidrolitik 4. Ribosom Berfungsi sebagai sintesis/pembentukan protein 5. Mitokondria Berfungsi sebagai respirasi/pembakaran sel 6. Retikulum Endoplasma Dibagi menjadi 2, RE kasar dan halus : a. RE kasar yaitu berfungsi untuk menampung hasil sintesis protein yang terjadi di ribosom b. RE halus berfungsi sebagai detosifikasi (penetral racun) dan sintesisi lipid/kolesterol 7. Badan Mikro Dibagii menjadi 2 : a. ditumbuhan : Diktiosom (pembentuk dinding sel) b. di hewan : Badan golgi = sekresi sel (mengeuarkan enzim), pembentuk lisoso, pembentuk akrosom pada sperma. 8. Plastida Dibagi menjadi 3, : a. Kloroplas : Terdapat pigmen hijau (klorofil) untuk tempat fotosintesis b. Komoplas : Mengandung berbagai macam warna - Fikoeritrin (pugmen merah) - Fikosantin (pimen coklat) - Fikosianin (pigmen biru) - Karoten (pigmen keemasan)
c. Leukoplast : Plastida tak berwarna, dibagi menjadi 3 :
- Elaioplast : Menyimpan lemak
- Amiloplast : Menyimpan lemak
- Proteoplast : Menyimpan protein
9. Vakuola
Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan
10. Mesosom
Berfungsi untuk respirasi sel untuk membentuk energi, mesosom terdapat pada sel prokariotik (makhluk hidup yang tidak mempunyai membran inti)
11. Sitoskeleton (rangka sel)\
Dibagi menjadi 3, yaitu :
a. Mikrotubulus : Membentuk silia, flagel, dan bennang spindel
b. Mikrofilamen : Pergerakan ottot (terdapat otot aktin+miosin)
c. Filamen antara/intermediet : Ukurannya diantara mikrofilamen dan mikrotubulus, dan terdapat protein Fimetin, protein kreatin
12. Sentriol
Berfungsi sebgai pembelahan sel
13. Benang kromatin
Berfungsi sebagai pembawa sifat genetika (gen=ADN) pemendekan kromatin pada saat sel membelah
14. Plasmodesmata
Merupakan saluran protplasma pada sel tumbuhan dan berfungsi untuk membawa sel dari satu sel ke sel yang lain.
Surat al-Qadr disebut-sebut sebagai salah satu surat dalam Al-Quran yang memiliki banyak keutamaan. Diantaranya terekam dalam sabda nabi saw, "Barang siapa membaca surat al-Qadr , ia akan diberi pahala yang sama dengan orang yang berpuasa dan menghidupkan malam Qadr (tidak tidur semalaman dan mengisinya dengan ibadat dan amal saleh)." Dalam hadis lain diriwayatkan Muhammad al-Baqir disebutkan bahwa "Barangsiapa membaca Inna anzalnahu (nama lain al-Qadr) dengan suara keras sama seperti orang yang menghunus pedangnya dijalan Allah. Barang siapa membacanya perlahan-lahan sama seperti rang yang mencurahkan darahnya dijalan Allah. Barang siapa membacanya sepuluh kali, Allah akan menghapuskan dari pembacanya 1000 dosa."(tafsir majma' al bayan). Semua hadis yang menjelaskan keutamaan surat al-Qadr ini tentu saja dimakduskan untuk orang yang membacanya dengnan pemahaman dan mengamalkan pemahamannya dalam kehidupan sehari-hari. Subhanallah.... begitu indahnya islam,, sebenarnya banyak sekali jalan untuk mengumpulkan amal/pahala sebanyak-banyaknya, apalgi jika kita bisa melakukannya lebih. Indahnya,,,
banyak ayat Al-Qur'an dan hadits yan menjelaskan tentang keutamaan waktu malam. ayat dan hadits tersbut juga menganjurkan kepada orang-orang saleh aga mengisi waktu malam dengan berbagai ibadah dan ketaatan. oleh karena itu, para ulama salaf yang salehsangat menginginkan agar mereka bisa meraih keutamaan yang agung itu. Pada waktu tersebut, mereka pun bersujud, bertobat, beribadah, memuji Allah, berdzikir, dan ruku' kepada-Nya. mereka mencari karunia dan keridhaan Allah SWT, menambah keyakinan dan keimanan, dan memohon anugrahnya. Allah adalah semulia-mulia yang diminta.
Diantara ayat-ayat Al-Qur'an yang menjelaskan keutamaan shalat malam adalah:
Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu tu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur'an. (QS. Al-Muzzammil : 20)
KEUTAMAAN SHALAT MALAM MENURUT AL SUNNAH
banyak sekali hadis yang menyebutkan keutamaan bagun malam. Diantaranya adalah pesan Nabi Muhammad kepada Mu'az bin Jabal, "Bangun pada tengah malam yang dilakukan oleh seorang hamba da[pat menebus dosanya." Kemudian bliau mengutip ayat, lambung mereka jauh dari tempat tidur, sementara mereka berdoa kepada Alla dengan rasa takut dan harap, ddan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka (QS Al-Sjdah : 16). Diiwayatkan juga bahwa orang yang rajin shalat tahajud pada malam hari, disaat orang lain sedang retidur nyenyak, akan masuk surga tanpa dihisab.
Ibnu Mas'ud meriwayatkan bahwa Nabi SA bersabda,
"Tuhan kita bangga kepada dua orang. Pertama, orang yang meninggalkan tempat tidur dan selimutnya ditengah keluarga dan kekasihnya untuk mendirikan salat. Allah Azza wa Jalla berfirman [kepada paramalaikat], 'Perhatikanlah hamba-Ku! Ia meninggalkan tempat tidurnya diantara kekasihnya dan keluarganya untuk mendirikan shalat karena mengharapkan anugerah-ku dan takut akan siksa-Ku. 'Kedua, orang yang berperang dijalan Allah sendirian, sementara teman-temannya lari dari mednan perang. Ia mengetahui apa akibatnya jika ia lari dari medan perang dan apa yang akan diraihnya jika ia maju terus ke medan peang. Kemudian, ia maju kemedan perang hingga terluka. Allah berfirman [kepada para malaikat], 'Perhatikanlah hamba-Ku ia maju kemedan perang karen mengharapkan anugrah-Ku dan takut akan siksa-Ku hingga terluka.' (HR Ahad, Abu Ya'la, Alhabrani, dan Ibn Hibban).
sementara itu dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Al-Thabrani Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya Allah tersenyum keada dua orang. Pertama, orang yang bangun malam hari yang dingin dengan meninggalkan tempat tidur dan selimutnya, lalu berwudhu dan shalat. Allah Azza wa Jalla bertanya kepada para malaikat, 'Apa yang mendorong hamba-Ku melakukan hal ittu?'Para malaikat menjawab, 'Tuhan, ia mengharapkan anugerah-Mu dan takut akan siksaan-Mu. 'Allah swt berfirman, 'Aku pasti memberikan apa yang ia harapkan dan memberinya rasa aman dari apa yang ia takutkan...' (dan seterusnya)."
Dua hadis diatas menegaskan behwa Allah ridha kepada dua kelompok orang dan membanggakan mereka kepada para malaikat-Nya. Mereka adalah orang-orang yang bersusah payah untuk melaksanakan shalat malam demi mengaharap ridha Allah dan orang-orang yang berjuang melawan musuh sehingga terluka dalam mencari ridha-Nya.
Ungkapan yang digunakan oleh Allah untuk diri-Nya dan oleh Rasulullah sa, yaitu bangga, tersenyum, bahagia, murka. Tidak seperti kebanggaan dan seyuman manusia, tetapi sebagaimana yang pantas bagi Zat-Nya Yang Mahasuci. Abdullah bin Salam berkata, "Ketika pertama kali Rasulullah saw datang ke Madinah, orang-orang segera menghampirinya. Ketika memperhatikan dan mencerna wajahnya, tahulah saya bahwa wajahnya bukan wajah pendusta. Dia melanjutkan, "Kalimat pertama yang saya dengar darinya adalah 'sebarkan salam, berilah makan(orang-orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturahmi, dan shalatlah pada malam hari ketika orang lain edang tertidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat." (HR Tirmidzi dan Ibn Majah).
Abdullah bin salam dapat mengetahui kejujuran nabi Muhammad Saw, dengan hanya memerhatikan wajahnya. sungguh ini merupakan sebuah tanda kebesaran Allah. Selanjutnya, empat hal yang disampaikan Rasulullah merupakan kunci untuk memasuki surga. keempat hal tersebut adalah :
1. Menyebarkan salam untuk memperluas perenalan ditengan masyarakat dan menghilngkan rintangan-rintangan psikologis antara individu.
2. memberi makan orang-orang yang membutuhkan terutama pada masa sulit dan kelaparan
3. Menyambung silaturahmi untuk mmpererat hubungan diantara para kerabat. Islam mengajarkan bahwa mereka memiliki hak yang utama terhadap diri kita.
4. Shalat malam ketika oarang lain sednag tidur. Hali tu dapat mempererat hubungan ruhaniah ita kepada Allah Swt.
Demikianlah, semoga dapat menjadi bahan renungan dan penyemangat untuk mendirikan shalat malam...sekian
lihatlah.... seoarng ibu dengan sabarnya menemani anaknya yang sedang koma selama bertahun-tahun. sang ibu tetap menunggu anaknya sampai ia membuka mata, tapi sampai akhir hayat sang ibu ia belum melihat anaknya membuka matanya. entah sampai kapan ia terbaring koma, tapi sang ibu percaya bahwa anaknya pasti akan mmbuka matanya suatu saat. 80 tahun sudah sang ibu menemani anaknya yang terbaring tak berdaya, setiap 2 jam sekali sang ibu membalikkan tubuh anaknya agar ia tak merasa pegal dan capek. sungguh besar kasih sayang ibu kepada anaknya, semoga kita bisa menghargai setiap pengorbanan yang ibu kita berikan kepada kita selama ini.